Bu Saeni, antara Warteg dan Kepentingan

  • 0
DISCLAIMER
(tulisan kali ini akan sangat sensitif terhadap beberapa pihak, karena sejujurnya gw pengen banget nulis yang menyinggung SARA. Gua muak coy sama media-media sampah diluar sana yang beritanya bikin panas akal sehat. Ini pure cuma curhat gw aja dan ditulis berdasarkan beberapa sumber non-mainstream. Tapi ini udah jadi pemikiran gw dan gw tulis di blog gw. Suka ngga papa, ngga suka juga terserah toh ini negara demokrasi. Iya demokrasi, faham yang gak banyak manfaatnya, malah lebih membuat orang jadi memanfaatkan kebebasannya untuk kepentingan yang kaya)



Markimul, mari kita mulai.

Fak! Belakangan ini timeline dari primary social media (e.g. Facebook) milik gue penuh banget sama share-share an berita yang pasti mayoritas dari kalian sudah baca juga. IYA! Ada warteg di kawasan Banten ketahuan beroperasi di siang hari bulan Ramadhan  yang lantas digerebek oleh Satpol PP. Awal liat berita itu dalam bentuk video gw sempet liat betapa bringasnya aparat itu masuk ke dalam warung dan membentak sang pemilik toko yang disinyalir bernama Ibu Eni. Dia digerebek lantaran diduga melanggar Peraturan Daerah Serang, Banten terkait jam operasional warung makan selama Bulan Ramadhan. Gw udah tau setiap daerah yang mayoritas penduduknya Muslim pasti pernah mengeluarkan peraturan seperti khusus untuk bulan Ramadhan saja. Tapi gw mulai merasa janggal dengan acara berita yang memberitakan dalam video itu. Ya benar, K****s tivi. 


TKP

Sejujurnya gw kurang suka sama kolom berita dari stasiun itu (kecuali acara hiburannya, ex: Stand Comedy Indonesia). Alasannya karena gw udah tau siapa pendiri-nya, darimana dia berasal, menganut agama apa dia, latar belakang pendidikan, dan visi kedepannya yang akan dia laksanakan. Jadi yang gw permasalahkan disini adalah sudut pandang terhadap si pembuat berita terhadap apa yang ia beritakan. Gw gak merasakan adanya keseimbangan informasi disini. Berita yang sebenernya biasa aja, bisa diberitakan cukup dua hari, namun di blow up sampe beberapa hari lamanya dengan video yang sama dan narasi yang sama-sama memperlihatkan kekejaman satpol PP Banten menyita dagangan Bu Eni, lalu memberi kesan tersirat bahwa orang Islam itu jahat, intoleran, dan tidak berperikemanusiaan. Dalem hati gw cuma bisa bilang “coeg!”

Kalo bisa gw teriak “******” di depan pembaca beritanya udah gw lakuin dah

Mari gw ceritakan :

Gw heran dalam berita itu narator berbicara yang menyiratkan bahwa aturan yang muncul saat Ramadhan ini menyulitkan kaum agama lain untuk mencari makan di siang hari. Padahal mereka sudah tau kalo mereka tinggal di negara yang mayoritas muslim dan sudah masuk Bulan Suci Ramadhan, MAYORITAS penduduk Indonesia tidak makan siang. Memang bener muslim juga ada yang gak puasa seperti wanita haid, wanita hamil, musafir, dan orang lanjut usia.

Tapi  warteg nggak cuma itu doang woi! Kalo lu non-muslim pengen makan siang kan ada tempat lain yang buka, warung babi bakar kek, foodcourt mall, atau ke kampung yang mayoritas penduduknya non-muslim pasti ada warung makan yang buka. Gw yakin banget tempat tinggal lu udah cukup luas untuk nyari tempat makan selain warteg Bu Eni. Lu bisa liat berita warteg Bu Saeni digerebek satpol PP, trus kasihan liat ibunya nangis karena makanannya disita sama satpol PP…iya gue juga kasihan, tapi cara pikir gw gak kaya kebanyakan masyarakat awam. Lu orang liat gitu doang terenyuh… apa nggak kasian juga liat MANUSIA lain, di tempat lain, di waktu yang sama, yang juga terzolimi, dan BERITANYA CUMA LEWAT DOANG DI RUNNING TEXT TELEVISI.

SUMBER
Gausahlah jauh-jauh ke Timur Tengah, lu liat aja cuk ke daerah Jakarta Utara sono. Gubernur cokin yang lu bangga-banggain bisa ngebasmi koruptor lagi asyik ngehabisin tempat tinggal rakyatnya sendiri, dipaksa pindah ke tempat yang mereka gak mau. Kalo bilangnya pemerintah udah diskusi dan penduduk tetep gamau pindah, berarti ada yang salah sama skill negosiasi mereka. Masa udah berani maju jadi stakeholder pemerintahan Ibukota Negara.. ehh negosiasi sama rakyatnya sendiri aja gak berhasil, akhirnya main gusur sembarangan dan merugikan banyak jiwa. Oke lu bisa ngebela “kan mereka digusur terus dikasih rumah susun”, lah emangnya lu mau tempat tinggal yang udah tempatin sejak lama, ada akta tanahnya, ada sertifikat hak miliknya, trus digusur sama pemimpin yang lebih mengedepankan entah kepentingannya siapa.

Eh ada lagi yang komentar, “kan kampong pulo digusur biar mereka gak kena banjir lagi, itu kan artinya gubernur menolong”. Alah ngomong taek kau! Gw tau Kampung Pulo itu emang terletak di daerah yang lebih rendah dan deket sungai jadi gampang banjir. Tapi yang lu gak tau adalah rumah “gubernur warisan” itu yang notabene terletak di Pantai Indak Kapuk (PIK) juga memiliki elevasi yang sama kaya Kampung Pulo. Jadi rumah yang digusur sama rumah orang yang ngegusur itu kondisinya sama-sama di tanah yang rendah dan rawan banjir, sama-sama illegal untuk ditempatin. Cuma bedanya warga Kampung Pulo yang mayoritas miskin gak bisa membuat status tanah mereka dari illegal menjadi legal, sementara penghuni PIK dan sekitarnya yang memiliki tingkat ekonomi berlebih tentu sangat mampu membuat status tanah mereka dari illegal menjadi legal hanya dengan mengeluarkan uang. Lagi-lagi, warga miskin yang kalah.

Trus balik lagi ke kasus Bu Eni, gw liat lagi netizen ternyata udah ngumpulin uang untuk solidaritas yang jumlahnya cukup banyak, bahkan presiden 2016 ini juga gw baca-baca mau ikutan nyumbang. See? Ibu itu sedang diuji oleh Allah dengan didatangkan satpol PP untuk menggerebek ke wartegnya, dan lu bisa lihat imbalan apa yang Allah kasih buat dia? Uang yang jaaaauh lebih banyak! malah bisa buka cabang warteg sampe ke Australia.

Seharusnya kita waspada sama penggiringan opini publik terkait berita bu Eni. Media-media yang sudah gw sebutkan diatas malah menggiring opini masyarakat ke arah sentimen agama dan menggiring bahwa perda pelarangan warung makan di Bulan Ramadhan adalah sesuatu yang intoleran. Hal ini cenderung dimanfaatkan dengan cara negatif oleh media sekuler untuk menjatuhkan citra penganut Islam di Indonesia. Maka sesungguhnya Agama yang Rahmatanlil’alamin akan mendapatkan ujian untuk naik ke derajat yang lebih tinggi dihadapanNya.

In short, STOP menyebarkan berita tentang warteg ini di socmed dengan caption yang seakan lu mendukung penghapusan perda tersebut dan membiarkan propaganda ini mengganggu timeline socmed gue lagi. Negara Muslim terbesar di dunia seperti Indonesia, Aktivitas jual beli kuliner dilakukan setelah Waktu Ashar sampai menjelang Sahur, itulah perbedaan antara bulan Ramadhan dan hari biasa.

-----------------------------

UPDATE

Baru baca juga ternyata bu Saeni bukanlah orang miskin. Dia juga bukan warga ber-KTP Serang Banten. Dia adalah pengusaha warteg asal Tegal dengan 3 cabang warteg di Kota Serang yang tidak bisa dikategorikan sebagai orang miskin. Jadi kalo ada yang ikutan nyumbang dana sampe terkumpul ratusa juta buat bu Saeni, gw cuma mau bilang: GOBLOK LOO WAKKAKAKA! Kalian cobalah datang ke Serang dan tinggal satu bulan saja disana. Rasakan budaya keIslaman yang kental disana. Jadi kalo ada Perda yang Syariah trus ditegakkan oleh Satpol PP ya warga daerah lain gausah sok-sok ngehujat.

Asal kalian tau di Papua yang mayoritas nasrani juga menegakkan aturan kekristenan mereka dengan tegas, wajar lah karena mayoritas warganya kristen. Ada warga yg melanggar langsung dihukum. Kenapa gak terekspos? Ya iyalah karena pelakunya nasrani, coba pelakunya muslim pasti di blow-up seheboh-hebohnya sama media jancuk. Indonesia ini lagi gak harmonis men, persetan lah sama toleransi. Sana hujat sini hujat, emang anjing itu penggerak-penggerak politik di atas sana. Dipimpin sama Jokowi pulak kan?? Klemer klemer gak tegas. Di-remot sama CINA juga langsung gerak orang itu.


Cuma karena kemakan berita kacangan dari media abal-abal aja lu langsung terpengaruh. Yang nyumbang itu juga ternyata kebanyakan dari orang2 non-muslim dan kaum CINA yang mendukun aturan-aturan bernuansa Islam di Indonesia untuk dihapuskan. Mereka sengaja mendukung dan ikut memblow-up berita itu dengan tujuan membelokkan opini masyarakat tentang aturan yang syariah. Maka orang-orang kafir itu tidak akan pernah berhenti untuk meredupkan ajaran Islam.


Be Smart ya.
We're in Cold War.


Ini media gue, tulisan gue, terserah gue.
Surabaya, 10 Ramadhan 1437H
02:10 AM

Yuk Ngomongin Vlog!

  • 2
Halo khalayak, kalo diliat2 sih gw udah lama banget gak nulis di blog ini. Hahaa emang mungkin karena perkembangan jaman yang terlalu pesat biking w jadi agak lupa gitu sama kegiatan paling seru yang gw sukain sejak jaman sekolah dulu, yaitu nulis. Walaupun nulis gw masih pake gaya penulisan yang gabisa move on dari gaya nulis Raditya Dika, tapi gw lumayan passion sama yang kaya ginian. Mengingat sekarang hampir semua orang kemudian membuat blog dengan konten yang sama seperti gw ini. Dan lagi adanya Youtube.com yang menjadi ranah kegaulan baru untuk masyarakat kekinian Indonesia, popularitas diary online alias blog kaya gini jadi agak tergeser.


Hampir semua orang sekarang punya akun Youtube. Tinggal punya email google aja udah langsung connect ke Youtube, dan otomatis udah punya channel sendiri. Begitu pula gue yang udah punya alamat email Gmail sejak 2011 juga otomatis dibikinin channel sendiri sama Youtube. Kalo penasaran bisa cek ke https://youtube.com/harisdarko


yoi user-user sepuh macam gw masih kebagian customized URL kaya gitu, jadi bisa gonta-ganti alamat channel youtube sesuka hati. Gak kaya youtuber-youtuber newbie  diluar sana yang URL channel nya masih huruf angka random seperti ini contohnya https://youtube.com/aAKjshb87bAUGY

Balik lagi ke cerita soal Blog, konten blog yang biasanya menceritakan keseharian si pemiliknya dalam bentuk tulisan pun kini sudah mulai pudar seiring Yotube itu tadi. Orang2 lebih suka ngerekam diri mereka sendiri berbicara di depan kamera yang topiknya biasa dituliskan dalam bentuk tulisan dalam laman Blog. Itu lah kenapa aktivitas itu deisebut dengan video blogging, yaa lu nge blog (cerita-cerita sesuka hati) tapi dalam bentuk video.

Pas awal perkembangannya tahun 20012 sih gw takjub aja ada orang yang ngomong sendiri depan kamera di kamar trus bisa terkenal dan semua orang suka. Lama2 mereka udah berani bawa kameranya keluar dan melanjutkan aktivitasnya ngomong depan kamera selama berada di luar rumah. Kemudian melihat perkembangannya di tahun 2016 ini yang begitu pesat. Kaya… setidaknya semua orang punya kameranya masing2 lah, entah di hape atau digital camera biasa, lalu kemudian mereka membuat vlog dan merekam kehidupannya sehari2 yang sebetulnya tidak terlalu enak untuk ditonton, wkwkkw menurut gw yaa. Kecuali kalo hijabers cantik lah yaa macem Gita Savirtri Devi, udah gitu dia di Jerman pula kan, sebagai Engineer gw penasaran dong atmosfir kehidupan di negara penghasil banyak alat2 laboratorium di kampus gw.

Sebenernya cuma ada 3 syarat wajib untuk pemula yang pengen bikin vlog juga, gw tau syarat wajibnya tapi gak gw lakuin karena gw yakin gw belum memenuhi salah satu aspeknya wkwkw:

1. Harus Ada Kamera, entah minjem atau beli.. entah kamera professional atau hape, lu harus pake kamera untuk bikin vlog bro.. dari namanya aja video blog kalo gapake kamera sama aja gondes lah.

2. Punya kehidupan. Tujuan dari bikin vlog adalah menceritakan kehidupan kita untuk dibagikan kepada orang lain. Sama kaya bikin blog di internet gini, ya harus ada bahan untuk di share seperti kehidupan pribadi. Kalo hidup lu Cuma tidur makan tidur makan doang mah ngapain bikin vlog. Kasian yang nonton, 10 menit durasi hidupnya lu renggut dengan cara yang nista wkwkkw.

3. Punya wajah yang enak dipandang. Gak harus ganteng atau cantik sih.. tapi kalo ganteng atau cantik itu bonus aja. Cuman muka lu itu kan objek utama dalam konten vlog, kalo misal lu maksain bikin vlog dengan kondisi muka yang kurang sedap dipandang ya kasian juga penonton lu broo.. dia lagi-lagi harus menghabiskan 10 menit durasi dalam hidupnya untuk melihat sesuatu yang tidak sepatutnya ditonton hahaa. Makanya mandi dulu, atau paling enggak mukanya jangan berminyak-minyak amat lah kalo depan kamera.

Setelah ketiga aspek wajib itu terpenuhi, lu siap untuk memasuki fase baru dalam perkembangan teknologi informasi digital: VIDEO BLOG. Tinggal cari temen2 lu yang mau nontonin kehidupan pribadi lu dan minta mereka untuk menceritakan betapa serunya hidup lu, maka lu bisa menjadi artis dadakan layaknya tahu bulat yang dgoreng dadakan. Ahhaa..

Last word, gw sedang menjalani Semester 8 yang lebih senggang dari semester sebelumnya karena semester ini hanya mengerjakan Tugas Akhir alias skripsi dan satu tugas besar yang sebentar lagi selesai, jadi gw bisa punya lebih banyak waktu untuk mulai menulis lagi di blog ini…

Haris kenapa kamu gak bikin vlog?
karena aku masih blogger sejati, tapi kalo jalan2 ke luar negeri okelah bikin ala-ala vlog gitu, kaya di video ini hahaa 

Oiiya Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan yaa untuk yang menjalankannya,
yang tidak menjalankannya bisa dicoba deh, seru loh tinggal skip makan siang doang kok hahaaa

Salam,

harisdarko


Pentinggak.blogspot.com

It Is ITS

  • 0

Banyak banget yang pengen gw tulis di blog ini. Semuanya udah gw konsep di notes henpon gw sejak tahun 2011. Tapi apa daya semua kesibukan di bidang akademik membuat gw jadi lupa sama project-project terdahulu. Termasuk menuliskan apa yang harusnya gw tuliskan sejak beberapa tahun lalu. Jadi cerita dimulai saat gw mendaftar SNMPTN 2012 di bank swasta samping SMA gw. Gw dateng ke bank itu pas H-7 batas akhir dari pendaftaran dan pembayaran SNMPTN. Gw sangat galau mau pilih jurusan apa saja buat snmptn yang akan gw hadapi. Dengan tingkat persiapan yang gak bisa dibilang bagus, gw nekat memilih Teknik Perminyakan sebagai pilihan pertama dan Teknik Geologi sebagai pilihan kedua. Saat itu gw cuma bisa milih dua jurusan aja yang notabene "you know what" itu bukan jurusan melainkan fakultas. Dalam teori ekonomi, ada yang namanya Demand dan Supply. Dimana Demand adalah permintaan dan Supply adalah ketersediaan barang yang diminta. Transaksi jual beli terjadi saat kurva Demand dan Supply bertemu di satu titik dalam grafik. Ibarat pilihan jurusan dalam SNMPTN adalah supply dan keinginan gw untuk keterima di unversitas negeri adalah demand. Permintaan gw yang terlalu tinggi dan tidak adanya supply yang memenuhi keinginan gw itu, maka tidak ada pertemuan Antara kurva demand an supply yang gw ceritakan tadi. Singkat cerita, gw gak lulus di kedua pilihan gw itu.

Gw galau parah. Hal pertama yang ada di otak gw saat mengetahui gw gak lulus snmptn 2012 adalah gw manjadi mahasiswa di STT Telkom jurusan Teknik Industri atau sekarang disebut Universitas Telkom. Yap, sebelum dinyatakan lulus dari SMAN 1 Bogor gw memang sudah lebih dulu diterima di Jurusan Teknik Industri Telkom lewat jalur UTG 1. Sebuah jalur alternative untuk anak2 pintar yang ingin diterima di Telkom. Dan gw menjadi salahsatu yang diterima lewat jalur itu. Semua temen seangkatan gw yang tes bareng gw di UTG, semuanya lulus pada pilihan masing-masing. Yeah, SMA Negeri 1 Bogor gw emang keren. Walaupun Telkom itu swasta, tapi itu merupakan kampus berkualitas yang membanggakan kalau-kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti yang gw alami: gak lulus SNMPTN tulis.


Gw pantang menyerah. Setelah dinyatakan tidak lulus, temen2 gw yang lulus langsung pada heboh dan bisa main kemana-mana sepuas hati, gw tetap kembali pada buku-buku pelajaran yang kalo liat covernya aja vertigo gw langsung kambuh. Gw melanjutkan belajar lagi. Sambil mencari-cari info universitas mana aja yang buka jalur mandiri. Setelah mendaftar semuanya, akhirnya ditetapkanlah bahwa gw resmi mendaftar mandiri pada 7 universitas negeri yang membuka jalur penerimaan mandiri. Sambil tetap belajar pada tiap kesempatan. Gw ikut tes Universitas Brawijaya yang diadakan di gedung SMA Al-Azhar Tangerang. Gw naik taksi sendirian dari Bogor menuju Tangerang untuk tes tersebut. Lalu gw juga ikut SIMAK UI. Ada juga gw ikut tes Universitas Diponegoro di SMAN 6 Jakarta dengan di anter bokap gw dari Bogor. Juga tak luput gw sebagai anak Bogor sejati, gw mendaftar di Institut Pertanian Bogor jurusan Ilmu Komputer.


 Mahasiswa ganteng lagi milih ketua BEM Fakultas
iya yang lagi jalan itu guee (   -__- )


Setelah melaksanakan semua ujian itu. Gw mendapatkan masing2 hasilnya. Dari 7 universitas yang gw daftar itu, gw keterima di 2 perguruan tinggi dan sisanya gak ada kabar (baca: gagal). Adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Universitas Brawijaya Malang (UB) yang dengan senang hati menerima gw sebagai mahasiswanya. Gw lumayan seneng sih keterima disitu, tapi dalam hati gw masih ada sedikit bisikan “pfffft, jawa timur semua…” Karena dihati kecil gw yang paling dalam, gw masih belum bisa move on dari 2 pilihan gw di snmptn tulis. Tapi apa daya, nasi telah manjadi dubur, dan dubur adalah tempat keluarnya tai.

Keluarga gw yang notabene sudah daftar ulang di Telkom dan sudah memberikan sejumlah uang yang gak sedikit terpaksa harus meminta kembali uang tersebut. Dan sesuai perjanjian awal, bahwa kalo udah lewat tanggal yang telah ditentukan, maka uang dapat dikembalikan dengan dipotong sekian juta untuk biaya pengembangan pendidikan. Yaudah gapapa deh, let "sekian" million rupiahs gone due to my acceptance in state university.

Pengumuman bahwa gw keterima di ITS dan UB itu cukup mengagetkan jagat Social Media. Pasalnya tanggal yang mereka umumkan dengan kenyataan adalah berbeda. Tanggal pengumuman maju satu minggu saat gw pertama gw buka akun facebook gw. Jatung gw langsung deg-degan. Pas gw buka kedua website PTN itu, websitenya lagi flood karena banyak yang ngakses. Alhasil gw harus nunggu sampe reda baru gw bisa masuk dan mengecek nama gw. Setelah tau hasilnya, gw dan ibu gw langsung cabut ke Surabaya untuk daftar ulang di hari terakhir daftar ulang ITS. Semuanya dilakukan bener-bener dalam keadaan mepet. UB terpaksa gw tinggalin karena saran orang2 disekitar gw bahwa kuliah teknik sebaiknya di Institut teknik, jangan di universitas (untuk kasus gw doang sih).

"...Almamaterku yang kucinta, ibu yang luhur ITS..."  (Hymne ITS)

Setelah melakukan daftar ulang, secara de jure gw resmi menjadi mahasiswa ITS. Namun secara de facto gw belum, karena ya iyalah gw belum melakukan ospek. Perasaan lega itu kembali sirna ketika gw tau bahwa kegiatan mahasiswa baru 2012 dimulai 3 hari lagi. Sementara gw belum memiliki tempat tinggal sama sekali. Gw memang gak punya saudara sama sekali di Surabaya. Jadilah gw sama ibu gw nyari kos-kosan di sekitaran ITS untuk menampung gw selama gw melakukan kegiatan mahasiswa baru.

Ternyata nyari kosan gak semudah nyari ketombe di rambut kucing.

Karena gw masuk sebagai mahasiswa yang daftar ulangnya terakhir banget, semua kosan sudah penuh. Seharian gw dan ibu gw nyari2 kosan kosong gak dapet-dapet. Padahal itu udah dibantu supir. Iyalah kita nyari kosannya pake mobil, masa nyokap gw diajak naik motor  kasian lah. Lu tau sendiri kan Surabaya panasnya udah kayak ruang mesin kapal tanker.

Singkat cerita setelah beberapa jam nyari, kita dapet kosan dari salah satu temen gw. Dia udah booking kosan itu tapi nemnpatinnya masih bulan depan jadi nyokap gw bayarin gw buat tinggak disitu sampe gw dapet tempat kosan yang fix. Setelah dapet kosan itu, gw pindahan dan pamitan sama nyokap yang lantas langsung meninggalkan gw sendirian di Surabaya, tanpa sanak saudara dan famili.

Dan dimulailah babak baru dalam kehidupan gw yang fana ini…

Salam ganteng
-harisdarko-
pentinggak.blogspot.com
  • 0
Aulia
hai
4:06pmHarisuddin
hai jg
4:09pmAulia
leh knl gk
4:09pmHarisuddin
iye
kenalin diri lu, nama umur rumah
4:10pmAulia
nama w aulia
umur 15
kahuripan
4:10pmHarisuddin
wkwkwk, kelas brp tuh?
4:12pmAulia
juni dah 16
w tlat skull
lu diri klas brp
rmh
nak mn
4:13pmHarisuddin
kuliah wkwkwk
4:13pmAulia
boong bgt
4:14pmHarisuddin
maunya??
4:14pmAulia
tp w liat lu sma
di foto loch
4:14pmHarisuddin
haha ngakak
fudulisme
4:15pmAulia
nak mn
klo lu nak kulihan
kuliah di mn
4:16pmHarisuddin
di UGM
4:16pmAulia
bogorkan
4:17pmHarisuddin
wkwkwk. agaknya lu kenalan maksa deh
4:18pmAulia
koq lma sech blz nya
4:19pmHarisuddin
jih? apa lu nyuruh bales cepet??
4:26pmAulia
lah napa jadi sewot ma w
4:26pmHarisuddin
wkwkwkwk
4:32pmAulia
sebenernya w uka m lo
<3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3
<3<3<3<3<3<3<3<3<3
4:33pmHarisuddin
hah??/
4:33pmAulia
<3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3 <3<3
love you
◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17► ◄winkWL17►

◄ you have just received a funny smiley, go to http://facebook.com/facemoods to see 8|8|
4:35pmHarisuddin
lu laki-laki ya? HOMO
4:36pmHarisuddin
homo
4:36pmAulia
nak aja w tuh cwe kan cwo
4:37pmHarisuddin
le suka gw?
4:39pmAulia
y
napa kaget
4:39pmHarisuddin
suka gw dari apanya?
4:40pmAulia
dri baiknya
4:40pmHarisuddin
baik pale lo. ketemu aja belum
4:41pmAulia
w dah nyelidikin loe dari tanggal satu
◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3► ◄winkWL3►

◄ A funny smiley from your friend, go to http://facebook.com/facemoods to check it out 8|8|
◄winkWL4► ◄winkWL4► ◄winkWL4► ◄winkWL4► ◄winkWL4► ◄winkWL4►

◄ I have just sent you a cool smiley, powered by http://facebook.com/facemoods 8|8|
4:42pmHarisuddin
gmn caranya??
4:42pmAulia
adeh mo tau jj nie
4:42pmHarisuddin
fcuk!
4:43pmAulia
kenapa
4:44pmHarisuddin
lu mantau gw lewat FB??
4:45pmAulia
g
juga
4:45pmHarisuddin
lewat mana????
4:45pmAulia
adadech
I love You
4:46pmHarisuddin
alay lu!!!
aaarrgghhh.... gw udah punya pacar@!(*^$(^$
aaarrghh/....w4636364
&%*&$%*&%*&%*&%*(&
4:47pmAulia
nama pacar lu annisa kan
4:47pmHarisuddin
iyaaaaa... aarrgh.... lo siapa???!!
4:48pmAulia
w sahabatnya dia
dri kecil
4:49pmHarisuddin
aaaarrrrgghh....... GA NGERTI
4:49pmAulia
pasti anisa lg ol
4:50pmHarisuddin
aaaargh...... ga ngertiiii
4:50pmAulia
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk
4:55pmAulia is offline.

Panjang Banget Men, Liburnya

Long weekend guys! Very very long weekend. Udah lama gw gak merasakan liburan sepanjang ini. panjang banget men, lebih panjang dari rambutnya mbak Titi Sjuman. Liburnya Cuma 4 hari sih. Tapi teori relativitas waktu sangat berlaku disini. Gw gak ngerti apa korelasinya, tapi pokonya 4 hari libur dalam seminggu itu adalah berkah. Jadi 9 Mei 2013 itu adalah tanggal merah dan jumatnya tanggal hitam. Kenapa hitam? Karena di kalender gw tanggal merah artinya libur dan hitam artinya tidak libur.

Suatu siang dosen Teori Bangunan Kapal I gw bertanya ke seluruh mahasiswa sekelas gw. “wah kamis depan libur folks! Jumatnya hari kejepit. Pada mau libur gak nih?”. Spontan sekelas gw bilang “mauu…”. Jadinya dosen gw memutuskan untuk meliburkan kelas pada tanggal 10 Mei –nya. Awalnya beliau agak gak yakin sama keputusannya untuk meliburkan hari jumat, tapi akhirnya hati doi luluh juga dengan meminta imbalan berupa Kuis 2 minggu berikutnya. Harga yang cukup pantas untuk long weekend sebanyak 4 hari yang sangat berharga. Beliau emang dosen paling enak di dunia, gurih kaya kebab gitu. Orangnya baik hati dan gaul parah. Sifatnya yang open minded terhadap isu-isu remaja dan tren masa kini bikin gw jadi salah satu orang yang gak mau melewatkan kuliahnya. Beliau suka memulai kelasnya dengan membahas skor pertandingan bola yang terakhir ditayangkan di TV, juga suka memakai lelucon dan kalimat-kalimat yang ada di acara ngelawak di TV. Acara favoritnya adalah Facebooker di ANTV. Mantap jaya.

Lalu sebagai perantau ganteng dari Bogor, apakah yang gw lakukan selama liburan? Bukan bukan, gw bukan magang di burger king ataupun jadi freelance pawang hujan. Namun, gw terpilih menjadi salah satu peserta di YES Summit 2013. Young Engineers and Scientist Summit 2013. Sebuah acara baru gagasan BEM ITS Surabaya dan menjadi pelopor acara konferensi calon insinyur dan saintis muda se-Indonesia. Masih skala nasional sih, namanya juga acara baru. Kenapa gw bisa terpilih sebagai peserta. Karena takdir.

Temen gw yang notabene adalah panitia, ngajak gw untuk ikut seleksinya. Cuma ngisi form online dan ngirim paper berupa paparan ide gw untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia. Gw yang daftar plus ngerjain papernya H-1 deadline itu melakukan dengan sepenuh kringat dibantu Reiza, seorang anak Betawi asli yang kalo ngomong di depan umum pundak kanannya selalu naik. Gw mengangkat judul _________. Iya itu judulnya, jadi gw mengeluarkan ide gw tentang itu untuk menyelesaikan masalah itu. Bahwa sesungguhnya ide gw itu dapat membantu pemerintah dalam memecahkan masalah itu yang tak kunjung selesai oleh kinerja sistem sebelumnya itu. #bikinpenasaran

Setelah upload paper dan membuat form gw fix, gw pun menunggu hasilnya. Setelah 2 hari gw buka lagi websitenya, ternyata ada nama gw. Pas gw kasih tau temen gw tentang hal ini, doi malah bilang “bukan itu kentang! itu nama-nama yang udah Fix-in datanya, belum berarti keterima”. Gw kecewa sesaat, sampai akhirnya besoknya gw lihat nama gw terpampang sebagai salah satu peserta yang kepilih dan berhak ikut acara ini. Gw pun tumpengan.

Gw gak terlalu ngerti ini acara apa, tapi acara-acara yang ada kata “Summit”-nya biasanya keren.  Jadi gw tertarik. Tapi setelah keterima, gw dapet rundownnya dan gw baru sadar, ini adalah acara untuk orang-orang pinter. Gw kaget setengah ganteng. Apakah gw terpilih karena panitia mengira gw pinter atau karena nama gw yang lebih mirip spesies tanaman beracun yang dapat menghilangkan banjir kanal timur Jakarta? Gw gak tau, tapi yang pasti bahwa Arya Wiguna adalah bukan istri ke-9  Eyang Subur. Gw gak tau pasti, tapi gw bersyukur gw keterima setelah mengalami beberapa error dalam mengisi form. FYI, gw dan reiza bikin paper bareng dan kita keterima bareng juga dan kita pernah tidur bareng juga. Eh salah.

Gw dan reiza sudah packing. Dia ngasi tau kalo peserta harus membawa kado untuk acara tuker kado. Akhirnya kita pergi bareng ke swalayan paling terkenal di ITS. Itu adalah swalayan paling lengkap abis. Semua barang yang ada di dunia ada disitu. Lengkap parah deh. Buat para maba yang baru ngekos di sekitaran ITS Surabaya pasti belanja disini untuk memenuhi kebutuhan kosannya dan semua ada disini dengan harga yang miring. Miring banget. Banget.

Reiza yang sudah memegang miniatur kapal untuk dia jadikan kado. Tiba-tiba bengong di lorong antar rak. Dia malah merasa sayang untuk memberikan miniature kapal yang keren itu. Akhirnya doi memutuskan untuk ngasi palet lukis beserta kuasnya. Gak ada hubungannya sama sekali dengan insinyur dan saintis muda Indonesia.

Setelah semuanya siap, kita ke Asrama Haji bareng. YES summit ini adalah serangkaian acara yang pesertanya harus nginep. Karena psertanya yang gak Cuma dari Surabaya, melainkan dari seluruh penjuru Indonesia. Pesertanya adalah mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA. Namanya juga Young Engineers and Scientist, masa iya ada anak Fakultas Ilmu Kewanitaan dan Keolahragaan. Kalo ada, gw traktir mekdi deh lo lo pada…

Sesampainya di Asrama Haji Surabaya, kita berpisah karena kita gak sekamar. Doi kamar 211 sementara gw kamar 213. Dan kunci kita sama-sama dibawa sama salah satu roommate yang lagi pergi keluar gedung. Gw menunggu di depan kamar 213 sambil bengong. Gw lihatin nama-nama yang ada di pintu 213. Dari 10 orang yang ada disitu, ada nama gw di nomor 2. Semua nama2 yang ada disitu sangatlah Islami. Kayak nama sahabat nabi atau nama-nama siswa pesantren gitu. Gw jadi berasa di pesantren Gontor baru masuk asrama. Btw, nama Harisuddin Hawali itu juga Islami kok. Artinya penjaga Agama yang cerdas. Buset, keren bet nama gw. Gak tau kalo orangnya.

Tiba-tiba datang satu laki-laki dengan badan tinggi, agak bungkuk, dan berkacamata. Perawakannya kurus dengan sedikit jenggot. Dia nyapa gw sambil ngenalin diri bahwa kita sekamar. Namanya Hasbi dari Teknik Geologi UGM.  Seketika gw galau. Ingatan gw kembali melayang ke masa-masa gw baru lulus SMA lalu mengikuti SNMPTN tulis dengan pilihan FTTM itb dan Geologi ugm yang tidak berhasil pada keduanya. Kentang banget emang. Trus gw ngambang di laut. Ingatan gw balik normal lagi. Dia menambahkan lagi bahwa dia angkatan 2010. Pas dia nanya “kamu angkatan berapa?”. Otak gw nge-freeze bentar. Gw berfikir bahwa gw lagi ngomong sama angkatan atas gw yang lebih tua dari gw. Apakah gw akan berbohong di YES Summit 2013 ini bahwa gw adalah angkatan 2010 juga, atau jujur bahwa gw suka ngeprint-in foto member JKT48. Maksudnya jujur kalo gw angkatan 2012 dan rela dipanggil “dek”.

Ternyata gw jujur.

Doi ternyata orangnya baik parah, gak ngerasa kalo lebih tua dan sok tua. Dia malah kaya temen sebaya gitu sama gw. Dan dia Teknik Geologi. Ilmu yang Allah tidak mengizinkan gw untuk belajar disitu. Dan gw sekarang punya temen anak Geologi. Gak lama berikutnya, dateng 2 orang lagi ke depan kamar 213. Kita kenalan lagi. Ada cowok gendut berkulit putih dan rambut pendek agak pirang namanya Saiful. Lalu temennya yang badannya kurus dengan jenggot ustadz dan rambut keriting kayak gw gini namanya Bahrul. Mereka berdua dari Teknik Fisika UGM 2011. Oleh karena mereka selalu berdua dan dari jurusan yang sama, gw memanggilnya “sahabat tekfis”. Dari 4 orang yang masih menunggu kunci di depan pintu 213 ini termasuk gw, hanya gw yang 2012. I’m the youngest, maka gw memanggil mereka semua dengan imbuhan “mas”.

Syaiful: “kau darimana?”
Haris: “dari ITS teknik Perkapalan mas”
Syaiful: “wah, cuma pindah kosan dong ya hahaha”
Haris: “hehe iya mas..”    *pasang muka onta*

FYI, mas-mas ini berasal dari daerah berbeda. Saiful dari Aceh, Bahrul dari Jogja, dan Hasbi dari Kalimantan. Maka gaya ngomong mereka pun sesuai daerah asalnya. Sampai akhirnya Emil datang membawa kunci kamar 213. “maaf maaf ya kelamaan, aku tadi sholat dulu”. Kita senyum dan masuk ke kamar dengan riang gembira.


penampakan penghuni 213 Asrama Haji Surabaya


Kamarnya gak terlalu gede tapi ada AC nya. Ada 5 tempat tidur tingkat. Jadi kasurnya ada 10 dan kamar mandinya di dalem. Sekarang di ruangan ini ada 5 orang. Termasuk Emil dari teknik Sipil ITS 2011. Mereka udah pada booking kasur masing-masing. Gw yang baru masuk memilih kasur bawah di tempat tidur yang deket jendela. Terus pindah ke kasur bawah yang tempat tidur yang deket pintu biar gampang keluar. Sementara gw tiduran di ujung kamar, masuklah 2 orang lagi ke kamar. Ada anak botak berbadan kecil yang membawa 2 tas besar dan mas-mas yang motornya berangkat pas bareng gw brangkat tadi. Adalah faiz dari Teknik Industri ITS 2012 dan mas Ato dari Teknik Kalautan ITS 2010. Faiz adalah tipikal seorang yang banyak omong dan gampang banget menggaet orang untuk berkenalan. Ada aja bahann omongan untuk dibahas sama dia. Selalu ada pertanyaan dan pembahasan yang panjang kalo ngomong sama dia. Dia juga suka nulis. Termasuk nulis blog dan nulis karya ilmiah. Sementara mas Atho adalah atlet dayung kampus gw dan hobinya makan ayam penyet deket kampus.

Semua yang baru masuk ini sangat pendiam kecuali Faiz. Gak tau kelanjutannya gimana nih.

Setelah 1 jam di dalam kamar bersama 6 orang ini, gw masih nunggu 3 orang untuk masuk lagi. Dari daftar peserta di pintu kamar,ruangan ini seharusnya dihuni oleh 10 orang dan sekarang baru ada 7 orang. Kata panitia sih ada yang check in lagi besoknya, cuma ternyata kita memang cuma harus ber-7 doang. Ada beberapa nama dalam daftar temen sekamar di pintu itu yang tak kunjung hadir sampe acaranya selese. Mereka adalah Fadhila El Discha, Bintang Wahyu Syah, dan Wahyu Setyo Budhi. Pastinya mereka laki-laki. Namun setelah acara berjalan beberapa hari, gw baru dapet info kalo Fadhila El Discha ternyata adalah perempuan dari UGM angkatan 2010. Wah wah.. jadi panitia tadinya ingin perempuan berkerudung ini tidur sekamar sama 7 laki-laki seperempat ganteng ini. Something goes wrong. Untungnya gak jadi. Kalo jadi, bisa terjadi hal-hal yang diinginkan.

Setelah acara dimulai beberapa jam, ternyata teman-teman sekamar yang pas baru masuk ini pada pendiem dan keliatan pendiem ternyata kenyataannya heboh semua. Kita sekamar curhat bareng udah kaya di film Ada Apa Dengan Cinta gitu sambil ngakak-ngakak ngetawain pengalaman satu sama lain.


….and the tale goes on…